
Timur Update.com // Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Jayapura, Bate, Kabupaten Keerom berkomitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas.
Hal itu terlihat saat dilakukan ikrar bersama anti HALINAR yang mencakup larangan penggunaan handphone, praktik pungutan liar dan penyalahgunaaan narkoba di dalam lingkungan rutan, Senin (20/4/26).
Kepala LPKA Bate Sarlota Haay, SH, MH memimpin secara langsung Ikrar Halinar bersama sejumlah pejabat dan pegawai dilingkungan Lapas Kelas II Jayapura.

“Ikrar ini merupakan tekad bersama dalam rangka mempersempit ruang pelanggaran/potensi tindak kejahatan yang kerap terjadi di dalam lapas,” katanya.
Pihaknya berkomitmen siap melakukan pegawasan yang ekstra dan berkelanjutan. Selain itu, praktik pungutan liar juga menjadi perhatian serius.
“Saya selaku kepala lembaga pembinaan khusus anak kelas II Jayapura beserta jajaran menyatakan perang terhadap peredaran handphone, narkoba dan pungutan liar.
Serta menjamin tidak ada peredaran handphone, narkoba dan pungutan liar di dalam lapas/rutan. Kami berjanji akan menindak tegas apabila terjadi pelanggaran tersebut. “Zero Narkoba adalah Harga Mati,” tegasnya. (@mr)