
Timur Update.com // Pemerintah Kabupaten Keerom komitmen mendukung penuh program intervensi ketahanan pangan melalui gerakan keamanan pangan desa, pasar pangan aman berbasis komunitas dan sekolah yang melaksanakan pembudayaan keamanan pangan tahun 2026.
Pertemuan lintas sektor yang digelar oleh Balai Besar POM di Jayapura tersebut di buka secara langsung Bupati Keerom Piter Gusbager yang diwakili oleh Wabup Drs. Daud, M.Si. Turut hadir Kepala OPD, Kepala Distrik, Kepala Kampung, Kepala sekolah, pengelola pasar dan lainnya.

Dalam sambutannya, Wabup Daud menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada BBPOM dan para pihak yang telah telah berkomitmen dalam gerakan keamanan pangan di Kabupaten Keerom.
“Perlu kita sadari bersama bahwa permasalahan keamanan pangan yang ada di sekitar kita perlu menjadi perhatian. Langkah ini bertujuan agar makanan yang ada memenuhi standar kesehatan.
“Sebab bahan pangan yang tidak baik dapat berdampak pada buruknya tingkat kesehatan masyarakat terutama bagi kesehatan anak generasi penerus bangsa,” sebutnya.

Terkait hal itu, Pemerintah Kabupaten Keerom menyambut baik program karena merupakan salah satu langkah dan upaya meminimalisir pemasalahan pangan ditengah-tengah masyarakat.
Wabup berpesan kepada OPD terkait untuk mendukung pelaksanaan Gerakan Keamanan Pangan di Wilayah Kabupaten Keerom.

Sementara itu, Kepala Balai Besar POM di Jayapura Herianto Baan, S.Si, Apt mengatakan bahwa advokasi lintas sektor guna memperkuat regulasi dan implementasi keamanam pangan.
“Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, menurunkan resiko peredaran pangan berbahaya serta dapat meningkatkan mutu edar produk pangan agar dapat tumbuh dan berkembang. (@mr)