
Timur Update.com // Bupati Keerom Piter Gusbager, S.Hut, MUP hadiri rapat bersama tim Akademisi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang dan Universitas Papua (Unipa) Manokwari kajian ilmiah percepatan kawasan dan perkotaan Arso, Rabu (4/3/26) di Jayapura.
Turut Hadir PLT Sekda Keerom Noak Wasanggai, S.Sos, Kepala Bapperida Julito Parera, Kadis PU Feri Amo, Kadis Perhubungan Samuel Ibe dan pimpinan OPD Lainnya.
Sementara Tim Akademisi Undip di hadiri Ketua Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota Prof.DR. Wiwandari Handayani, ST, MP, MPS, Ketua Tim NJOP Prof. DR. Iwan Rudiarto, St, M.Sc, Ketua Tim Tata Kota DR. Ir. Jawoto SIH Setyono, MDP dan Tim Kajian RT/RW Zulfikar Mardiyadi, S.Hut, M,Si (UNIPA).

Bupati Keerom pada kesempatannya berharap percepatan kawasan di seluruh wilayah Kabupaten Keerom dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Percepatan suatu kawasan perlu adanya intervensi sipil maupun lingkungan untuk memastikan bahwa kota ini dapat berjalan aman sesuai harapan masyarakat,” sebutnya.

Sementara itu. Ketua Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota Wiwandari Handayani menyampaikan telah memaparkan 2 kajian dalam pertemuan bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Kerom.
“Kajian pertama terkait tata kota dimana kami mengusung konsep Arso Polis dengan harapan kedepan Keerom dapat memiliki pusat kota yang berkelanjutan serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya sekaligus kelestarian lingkungan.
Untuk Kajian kedua adalah membahas NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) dimana harga lahan nantinya dapat disesuaikan dengan kondisi di wilayah tersebut,” bebernya.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Keerom Julito Parera menerangkan bahwa Pemerintah Daerah siap merealisasikan percepatan pembangunan Kawasan Perkotaan Arso.

“Kajian sudah diterima dari Tim Akademisi Undip yang selanjutnya akan segera ditindaklanjuti terutama NJOP untuk peningkatan PAD. Untuk kawasan perkotaan Arso tahun ini sudah mulai dikerjakan, kita akan start dari alun-alun Asyaman, Arso Swakarsa. Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan berjalan lancar diakhiri dengan penyerahan dokumen kajian ilmiah tata kota, penyerahan cinderamata dan poto bersama. @mr)