
Timur Update.com // Polres Keerom Polda Papua meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Arso III, Distrik Skanto sebagai bagian dari program nasional, Selasa (31/03/2026).
Sebanyak 1.040 siswa dari berbagai jenjang pendidikan mulai dari TK, SD hingga Madrasah Tsanawiyah di wilayah tersebut menerima manfaat langsung dari program tersebut.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi Rahmantyo,S.H., S.I.K., M.H., didampingi para pejabat utama Polres Keerom, personel Polsek Skanto serta perwakilan dari Itwasda Polda Papua.

Turut terlibat pula Yayasan Kemala Bhayangkari bersama tim SPPG Polres Keerom yang didukung oleh tenaga ahli gizi dan relawan dalam proses pengolahan hingga distribusi makanan.
Menu makanan yang disajikan kepada para siswa terdiri dari nasi putih, ayam bumbu saus, tempe goreng, capcay serta tambahan buah pisang dan susu. Seluruh makanan diproduksi langsung dari dapur SPPG Polres Keerom dengan pengawasan ketat dan berdasarkan hasil pemeriksaan organoleptik dinyatakan layak serta aman untuk dikonsumsi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama, dilanjutkan sambutan, pengecekan fasilitas dapur menggunakan alat pelindung diri (APD), hingga penyaluran makanan secara simbolis kepada para siswa penerima manfaat. Kegiatan berlangsung tertib, aman dan penuh antusias dari para peserta.

Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi Rahmantyo, S.H., S.I.K., M.H, dalam keterangannya menyampaikan bahwa program Makan Bergizi Gratis ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap generasi muda, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak di wilayah Kabupaten Keerom.
“Program ini bukan hanya sekedar pemberian makanan, tetapi merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas dan berkualitas. Kami berharap anak-anak yang menerima manfaat dapat tumbuh dengan baik dan memiliki semangat belajar yang tinggi,” ujar Kapolres.
Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa Polres Keerom akan terus mendukung dan mengawal pelaksanaan program MBG agar berjalan secara berkelanjutan dan tepat sasaran. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah dan stakeholder terkait dinilai menjadi kunci keberhasilan program ini.

“Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap proses, mulai dari pengolahan hingga distribusi makanan, memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan. Ini penting agar manfaat yang diberikan benar-benar optimal bagi para siswa,” tambahnya.
Kapolres juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi, termasuk Yayasan Kemala Bhayangkari, tenaga ahli gizi serta para relawan yang terlibat langsung dalam kegiatan ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim yang telah bekerja dengan penuh dedikasi. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap masa depan anak-anak adalah tanggung jawab bersama,” tutup Kapolres.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan program Makan Bergizi Gratis dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas kesehatan serta kesejahteraan anak-anak di Kabupaten Keerom. (red)